[Ficlet] Promise

282717_291658820933046_860506370_n

A fanfiction by Jung Sangneul

// PROMISE //

Starring : Oh Sehun (EXO-K) and You

Genre : Romance, fluff, fluff, and fluff till the end! || Length : (maybe) Ficlet || Rating : PG-13

Summary : Kau berjanji untuk selalu kembali, maka kau akan menepatinya.

 

Aku menyukaimu.

Aku juga tidak tahu mengapa. Mungkin karena wajahmu tampak menarik ketika lewat di hadapanku. Atau karena kau terlihat manis ketika menyedot minumanmu layaknya anjing yang kehausan. Atau karena aromamu terlalu menusuk dan mampu membuatku duduk di dekat bangkumu saat sore hari. Dan banyak kemungkinan alasan lainnya. Kau hadir di mataku setiap hari, tapi setiap kautanya mengapa aku menyukaimu, aku akan menjawab enteng,

“Entahlah. Mungkin sudah takdirnya aku menyukaimu.” Baca lebih lanjut

[Fanfiction] Crying

[request poster] crying

Crying….

Cast : Kim Dasom (Sistar) and Kim Myungsoo (Infinate)

Genre: Romance, Sad

Length: One Shoot

Rating: Siapa saja boleh ^^

Author: Jung Sang Ri

Annyeong!!!!

Aku kembali lagi dengan FF One Shoot……

Kangen juga dengan FF One Shoot, dan kali ini sepertinya aku akan membuat FF dari lagu Sistar – Crying. Lagunya sedih (Walau nadanya tidak terlalu sedih juga) tetapi aku suka. Entah kenapa? Aku juga tidak tau. Yasudah deh, kalau begitu langsung baca aja ya ^^ DON’T BASH AND PLAGIAT!

HAPPY READING

 ***

“Air mata ini tak bisa berhenti, ketika aku selalu mengingat kalimat itu. Tak ada satupun yang bisa kuingat selain kalimat itu. Kalimat itu adalah kalimat yang terindah ketika kau ucapkan, tetapi begitu menyakitkan ketika kuingat kembali.”

 

Yeoja itu hanya bisa memeluk kakinya sambil menggigit bibir bawahnya. Berharap sakitnya kali ini bisa terbayar habis untuk hari ini saja. Tetapi waktu cepat berlalu, sampai waktu berganti kembali menjadi waktu awal, semua tetap saja, semua tetap rasanya sakit dan tak ada perubahan baginya sampai saat ini.

Mungkin ini sangat keterlaluan baginya, karena dari kemarin ia tak bisa tidur. 24 jam ia habiskan hanya untuk melamun dan meneteskan air mata. Ia membiarkan air matanya mengalir, walau ia tau kalau semua itu tak akan mengubah keputusan namja yang hampir 3 tahun ia cintai itu.

“Dasom, kita harus berpisah..”

“Memang berat untukmu melupakanku..”

“Tetapi kau harus melupakanku..”

“Kau harus melupakanku..”

Namja itu meninggalkannya, memaksanya untuk melupakan dan menghapus nama namja itu dari hatinya. Mungkin untuk mengatakannya bisa, tetapi untuk melakukannya sangatlah sulit, tidak seperti menghapus tulisan di papan tulis.

“Aku tidak bisa, Myungsoo-Oppa.” Baca lebih lanjut

[Fanfiction] Someday

someday

// Someday //

Starring : Zhang Yixing/Lay (EXO-M) and the girl

Romance, AU│Ficlet│Teenage

*Presented by Jung Sangneul*2013*

—–

 

Matahari menabrak langit dan siulan burung mengawali hari ketika gadis itu keluar dari gubuknya dan segera mengambil sepeda, mengayuhnya sekuat tenaga. Senyuman merekah dari ujung-ujung bibirnya, cara penyambutan pagi yang elok. Tiba di tikungan ia berbelok hati-hati, kemudian segera berteriak melihat hal yang melintas di hadapannya.

“Yixing-ge!” teriak gadis itu sambil melambai-lambaikan sebelah tangannya, tersenyum ceria. Lelaki dengan headphone di telinga itu hanya mengulum senyum tipis, berpikir ini sudah terjadi ke sekian kalinya di pagi harinya yang seharusnya tenang.

“Hey, apa harimu menyenangkan?” tanya gadis itu, menahan sepeda untuk berhenti. Lelaki itu terdiam sebentar.

“Ini masih pagi. Mana bisa aku menilai hari?” Ia tertawa, namun terdengar hambar.

“Oh iya. Ah aku lupa. Oh iya, ge, semangat untuk pekerjaaanmu nanti ya!” seru gadis itu sebelum hendak melanjutkan kayuhannya pada pedal sepedanya.

“Hey, sudah kubilang panggil aku Oppa saja! Ini Korea, bukan Cina!” Lelaki itu berteriak lantang setelah gadis itu berlalu sedetik dari hadapannya. Ia menendang kaleng soft drink di ujung kakinya ketika melihat sepeda itu sudah meluncur turuni undakan. Mungkin tidak didengar.

 

***

 

Yixing. Yah, dia warga Cina yang pindah ke Korea. Well, pendatang-pendatang itu memiliki berbagai alasan untuk mendarat di tanah Korea. Mungkin bosan dengan keadaan alamnya, atau pemerintahan kurang sempurna di mata mereka, atau mungkin ada pekerjaan yang memang lebih layak di sini(mengingat Cina dihuni trilyunan warga yang membuat lapangan pekerjaan menyempit). Namun Zhang Yixing tidak di sini karena semua alasan itu. Ia tidak peduli bagaimana pemerintah bersikap, karena mereka sudah berkehendak sesuka hati sejak abad awal monyet diakui sebagai satwa, mungkin. Atau tentang lapangan pekerjaan, ia justru mendapatkan tawaran muncul di berbagai stasiun televisi dulu ketika masih di Cina.

Justru di Korea-lah ia belum mendapat pekerjaan dan hanya bernaung pada Bibinya yang sabar.

Lalu mengapa?

 

Ia tidak pernah lupa apa yang terjadi setahun yang lalu. Gempa dahsyat yang melanda Cina dan itu juga menerpa rumahnya di daerah distrik. Hari itu, ia bisa menyelamatkan diri. Namun ketika ia berhasil pulih dari kesakitannya, ia mendapati kenyataan kalau sudah kehilangan semua yang ia punya. Orangtuanya meninggal, dan yang ia sesali, bersama dengan kekasihnya. Semua itu meninggalkan bekas mendalam, dan tak ada pilihan untuknya menghilangkan memori pahit itu selain meninggalkan Cina. Meninggalkan sejauh mungkin saksi bisu di mana cinta itu bersemi, atau di mana ia masih mendapat kasih sayang milik orangtuanya secara utuh. Baca lebih lanjut

[Fanfiction] Different Language

Title :  Different Language

Author : maknae_99

Cast : Zhang Yixing/ Lay (EXO-M) and You

Genre : Romance, Friendship

Length : Ficlet

Rating : General

 

***

 

Alarm sialan. Kenapa kau tidak berbunyi sesuai jam yang sudah kutentukan semalam? Di rumah tidak ada eomma, jadi tidak ada yang membangunkanku. Aku hanya bisa bergantung pada jam weker dan alarm yang kupasang di ponsel. Karena alarm tidak bunyi sama sekali, aku jadi terlambat bangun. Akhirnya aku mandi dengan kecepatan penuh. Tidak sempat sarapan. Seragam yang kukenakan tidak begitu rapi seperti biasanya. Sedikit acak-acakan karena kupakai cepat-cepat. Intinya, semua yang kulakukan pagi ini dilakukan sangat cepat. Tidak ada yang lambat. Aku akan sangat menyesal jika hari ini aku terlambat.

Aku sampai di depan sekolah tepat 5 menit sebelum bel berbunyi. Oh, beruntung lah aku. Jam pertama adalah pelajaran Park sonsaengnim. Dimarahi olehnya sama saja mendapat mimpi buruk di pagi hari yang cerah seperti ini.

BRUK!

Ugh, terlalu cepat berlari hingga menabrak seorang siswa. Dasar ceroboh!

“Mianhae!” ucapku cepat. Sedikit mendongak ke arahnya. Mungkinkah ia murid baru? Kupikir wajahnya baru kali ini kulihat.

“N-ne.” katanya sedikit tergagap. Aksennya sangat beda dengan orang Korea kebanyakan. Ia tersenyum, menampilkan lesung pipinya. Lalu membungkuk sedikit. Hei, harusnya aku yang membungkuk! Bukannya kau.

Segera aku berlari lagi. Bayangan Park sonsaengnim sudah terlihat sedikit di ujung koridor saat aku membalikkan wajah ke arah belakang. Sedangkan lelaki yang tadi kutabrak, malah berjalan ke arah ruang guru. Tidak berjalan ke arah kelas-kelas yang berjajar rapi. Mungkin ia benar-benar anak baru? Aku tidak tahu. Tapi entah kenapa aku sangat penasaran ia akan masuk kelas mana. Jika dilihat dari wajahnya, ia sepertinya seumuran denganku. Tapi siapa yang tahu? Wajah bisa saja menipu umur. Baca lebih lanjut

[Fanfiction] Goodbye Summer

// Goodbye Summer //

‘The “friend” label is a label that i got to hate’

(Goodbye Summer-f(Amber-Luna-Krystal) ft. D.O)

Starring : Do Kyungsoo (EXO-K) and Kim Sunyoung(OC)

Romance, Friendship, Angst, SadFicletPGBased on Goodbye Summer

*Presented by Jung Sangneul*2013*

—–

            Aku masih ingat bahwa namaku  Kim Sunyoung. Umurku enam belas ketika bertemu dirimu. Lelaki berumur sebaya dengan  tinggi sedikit di atasku dan bola mata yang terbuka lebar seolah satu dunia mampu masuk dalam jangkau pandanganmu. Aku juga tidak pernah lupa senyuman manismu, sekalipun kau tidak memiliki lesung pipi seperti teman kita, Yixing. Tapi aku tetap menyukai senyuman itu. Senyuman yang membuatku selalu ikut tersenyum.

Aku ingat semuanya, termasuk pertemuan pertama kita.

“Hai, namaku Kyungsoo. Do Kyungsoo.”

Begitu kau memperkenalkan dirimu.  Aku tahu kau tidak memperkenalkan di kelas, di perpustakaan, atau mungkin di restoran yang lebih layak sebagai awal pertemuan kita. Kau menyatakannya saat kita dihukum. Berjongkok di depan kelas. Tapi aku tidak pernah melupakannya. Bagaimana kau tersenyum padaku dan mengulurkan tanganmu.

Bagaimana ketika aku menerima uluran tanganmu dan itu merubahku banyak, banyak sekali.

“Namaku Kim Sunyoung.”

Kita tidak pernah tahu jika nantinya kita akan terus bertemu dan bertemu lagi. Kemudian setelah lama hanya bertukar sapa dan senyuman, kita bisa tertawa bersama. Aku ingat, selalu ingat ketika kita dihukum bersama karena terlalu banyak tertawa di kelas. Ketika kita tidak menganggap itu sebagai hukuman, justru kita akan keluar kelas kemudian tertawa lagi. Baca lebih lanjut

[Fanfiction] Big Eyes

big eyes

Title : Big Eyes

Cast : Chen (EXO-M)│OC (Hwang Sena)│Kyuhyun (Super Junior)—just mention.

Genre : Romance│Sad│Fluff│AU

Length : Ficlet

Rating : PG-13

Summary : Sena tidak bisa lupakan dukanya yang tampak dalam sorot matanya, hingga dia datang, sembuhkan lara, hilangkan bekas luka.

©Jung.Sangneul.Present©

***

Big Eyes

            Malam yang panjang, ketika gadis bernama Sena itu harus mempercayai nalurinya, dan ujung yang ia dapatkan berakhir amat-tragis. Ia tidak mengerti mengapa Tuhan memberikan feeling pada manusia, dan mengakhirkan takdirnya dengan keji. Ia tidak ingin menangis, tapi Tuhan buat perasaannya hancur berkeping-keping, terasa nyeri di ulu hati dan dadanya berdebum seakan terbanting keras setelah terbang berputar-putar di udara. Sehingga tak ada pilihan lain, karena airmata hanyutkan ia dalam tangisan.

Sena tahu, bahwa laki-laki itu tidak untuk ditangisi, ketika ia mengenang masa-masa bersamanya. Mungkin saja segalanya memang hanya kebohongan. Mungkin saja lelaki itu berbuat hal yang sama pada gadisnya yang baru. Ia ingat sekali, bagaimana ketika ia memberikan sepatu itu pada lelaki itu. Dan ia tersenyum, mengacak rambutnya, biarkan ia terbuai dan lupa kalau nantinya sepatu itu akan ia pakai berjalan dengan gadis lain. Aroma parfum itu menguar ketika ia lihat lelaki itu dengan gampangnya memeluk gadis tersebut. Baca lebih lanjut

[Fanfiction] Sweet and Sour

sweet-and-sour

Title : Sweet and Sour

Cast : Do Kyungsoo (EXO-K)│Woo Jihae (Girls Day)

Genre : Romance│Musical Life│Alternate Universe│Fluff

Length : Ficlet

Rating : PG-13

Summary :          Tidak ada yang bisa memisahkan menyanyi dari kehidupan Do Kyungsoo. Memang selama ini tidak ada yang mendukungnya, namun semuanya berubah ketika dia datang.

©Jung.Sang.Neul.Present©

^^^

Sweet and Sour

Tidak ada yang bisa memisahkan menyanyi dari kehidupan seorang Do Kyungsoo. Dan tidak akan pernah bisa, karena menyanyi adalah jiwanya. Raganya. Hatinya. Separuh hidupnya. Menyanyi adalah minatnya, dan tidak akan pernah ada seorang pun yang bisa membuatnya menghentikan itu, kecuali orang itu menusuknya dari belakang atau menyayat nadinya saat ia tertidur.

Sangat mengkhawatirkan ketika Kyungsoo mesti melupakan sebagian waktunya demi menyanyi, mencari tempat audisi menyanyi hanya untuk mengejar mimpinya. Sementara teman-temannya yang lain hanya punya target untuk menyelesaikan masa kuliahnya dan bersenang-senang dengan pacar masing-masing.

“Apa enaknya jadi penyanyi? Suara serak dikit aja udah nggak laku.” Baca lebih lanjut

[Fanfiction] Love and Height

love and height

Title : Love and Height

Cast : Luhan (EXO-M)│You (Reader)

Genre : Romance│Fluff │Comedy │AU

Length : Oneshot

Rating : PG

©Jung. Sangneul. Present©

::::::

Love and Height

                Aku lupa berapa kali menghembuskan nafas beratku pagi ini.  Aku benci kenyataan yang seolah menggigitku ini. Kutendang pelan kerikil-kerikil di halaman sekolah tempat aku berpijak sekarang, menggerutu dalam hati. Aku tidak tahu harus memikirkan apa saat ini, bahkan jika ada ulangan Matematika atau tugas Bahasa yang kulupakan.

Yang berusaha kuputar dalam otak hanya satu: kenapa aku tidak setinggi dia? Atau dia? Atau dia? Sederet nama menyembul di kepalaku. Nama gadis pemandu sorak atau mayoret drum band SMAku. Mereka semua seakan terlahir sempurna. Cantik, mata bulat yang hampir menyamai ulzzang(well, aku tidak peduli dengan yang ini, karena kurasa bola mata mereka seolah hampir lepas), dan yang paling membuatku iri: mereka tumbuh tinggi.

Mereka tumbuh dalam kisaran 165 hingga 173 sentimeter. Hampir menyamai tinggi lelaki. Tapi, lelaki cenderung tumbuh pada kisaran 175 sampai 185 sentimeter. Dan masalah utamanya adalah, entah karena faktor gen, keturunan, atau memang nasib, pertumbuhanku berjalan lebih lambat daripada temanku yang lain. Aku hanya bertumbuh pada kisaran 155 sentimeter. Dan ini terbilang pendek(meski pembantuku jauh lebih pendek). Jangankan menjadi mayoret drum band, namaku bahkan tidak diterima sebagai peniup terompet.

Dan jujur, aku tidak suka fakta itu. Memang sih, sejak SMP aku tidak terlalu banyak menambah tinggi. Cenderung bertahan di angka yang itu-itu saja. Namun meski begitu, aku tidak kelebihan berat badan atau obesitas istilahnya. Aku masih terlihat ideal, namun tinggi badanku… aku bahkan sering dikatai mirip anak SMP, bukan SMA. Dan aku tidak suka!

Satu lagi masalahnya…. Baca lebih lanjut

[Fanfiction] Mianhae… (Part 4-End)

Mianhae

Mianhae… (Part 4–End)

Cast: Kim Jonghyun (SHINee) and You (Reader)

Genre: Romance, angst, sad, AU

Rating: Siapa saja boleh ^^

Length: Part

NB: All You (Reader) P.O.V

Author: Jung Sang Ri

 

…FLASHBACK PART 3…

“Tidak ada apa-apa. Biasa saja, akhir-akhir ini bukankah banyak tugas? Ingat, ini semester terakhir. Sebentar lagi akan wisuda.” jawabnya.

“Baiklah. Aku pergi dulu.” jawabku lalu pergi.

“Chakkaman!” cegatnya.

“Wae?” tanyaku.

“Apakah kau sudah siap untuk menjawab pertanyaanku empat tahun yang lalu?”

…PART 4 BEGINS…

Aku hanya bisa diam, aku tak tau apakah aku siap untuk menjawabnya. Walau mulut ini bisa, tapi hati ini belum siap. Sepertinya, aku belum siap untuk melihat wajah kecewanya.

“Kau tunggu saja. Aku akan selalu siap untuk menjawabnya.” jawabku lalu pergi.

“Kau tak akan menolaknya, kan?” tanyanya kemudian. Langkah ini kembali terhenti, aku tak tau mau menjawab apa sekarang. Dan kurasa pertanyaan itu tak perlu kujawab.

“Sabarlah, Kim Jonghyun.” jawabku lalu pergi.

“Katakan saja jika kau ingin menolaknya.” Aku terdiam kembali, rasanya mulut ini ingin mengatakannya. Tetapi kenapa hati ini selalu menahannya? seolah-olah hati ini berkata kepadaku “Sebentar lagi.”

“Jangan pikirkan itu, pikirkan dulu tugasmu.” jawabku.

“Jika kau benar mau menolakku katakan saja.” katanya dengan nada pelan. Baca lebih lanjut